"ABC akan menggunakan berbagia cara dalam beberapa minggu ke depan untuk membela tindakan wartawan kami, dan mencari upaya hukum guna melindungi kemampuan media untuk melaporkan hal yang berkenaan dengan kepentingan publik," kata Anderson.
Baca: "Bocah Telur" Sumbang Rp998 Juta ke Korban Serangan Masjid Christchurch
Kedua wartawan ABC Dan Oakes dan Sam Clark juga mengeluarkan pernyataan bersama.
"Kami menghargai dukungan yang kami terima dari ABC, dari teman-teman, dan juga komunitas lainnya," kata mereka.
"Sampai saat ini, di saat penyelidikan AFP mengenai kerja jurnalisme kami masih berlangsung, kami tidak bisa memberikan komentar lebih lanjut."
Sidang pengadilan mengenai kasus ini diperkirakan baru akan diselenggarakan akhir Juli atau awal Agustus.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.