nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menkumham Ditelisik KPK soal Risalah Rapat Proyek e-KTP

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 14:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 337 2070655 menkumham-ditelisik-kpk-soal-risalah-rapat-proyek-e-ktp-wV70TDVgIT.jpg Menkumham Yasonna Laoly (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasona Hamonganan Laoly rampung diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi paket penerapan proyek e-KTP. Politikus PDI-Perjuangan itu diperiksa untuk tersangka Markus Nari.

Yasona mengaku digali keterangannya dalam kapasitasnya sebagai mantan Anggota Komisi II DPR RI yang pernah membahas proyek e-KTP. Pada pemeriksaan kali ini, KPK menggali soal risalah rapat-rapat proyek e-KTP yang pernah dihadiri oleh Yasona.

"Ada beberapa risalah rapat yang kami, dicek," ungkap Yasona saat dikonfirmasi soal pemeriksaannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Baca Juga: Tiga Politikus Golkar Diperiksa KPK Terkait Korupsi E-KTP

Menkumham

ā€ˇYasona sendiri sudah pernah diperiksa oleh KPK untuk tersangka korupsi e-KTP yang lain. Menurut Yasona, pemeriksaan kali ini tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.

"Engga ada yang berbeda, tambahan aja. Tambahan kenal enggak Pak Markus, karena sama-sama di Komisi II DPR," terangnya.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Delapan orang tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, dan Markus Nari.

Saat ini, tinggal Markus Nari yang masih dalam proses penyidikan KPK. Sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah korupsi proyek.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini