nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Usul Perubahan Nama Sejumlah Dinas

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 02:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 25 338 2070454 anies-usul-perubahan-nama-sejumlah-dinas-Bgnfv9l56b.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada DPRD DKI Jakarta. Raperda itu untuk mengubah Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Ia menjelaskan, penataan struktur Pemprov DKI Jakarta harus menyesuaikan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah.

"Penataan (struktur Pemprov DKI Jakarta-red) tersebut dimaksudkan agar perangkat daerah yang secara eksisting berjumlah 42 dapat menjadi lebih tepat fungsi, tepat ukuran, dan sinergis dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Salah satu dinas yang alami perubahan nama ialah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kata Anies, kedua nama itu harus mengalami perubahan karena masing-masing menyumbang pemasukan untuk kas daerah.

"Terkait dengan dinas pariwisata dan kebudayaan ini kita usulkan untuk dipisah. Dinas kebudayaan sendiri, kemudian Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif itu sendiri," kata dia.

Menurutnya, kegiatan pariwisata dan kebudayaan di dinas DKI Jakarta memiliki dua target yang berseberangan. Salah satunya dalam masalah perekonomian.

"Kegiatan pariwisata itu dalam rangka menggerakan perekonomian. Karena itu ada motif ekonomi, dan ada unsur komersial. Sementara kegiatan kebudayaan itu bisa memberikan manfaat ekonomi, tapi sebenarnya secara alamiahnya bukan kegiatan usaha, tapi kegiatan komersial," tutur Anies.

Adapun tujuan dari pemisahan dinas itu, lanjut dia, untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat majemuk melalui penguatan dan pengembangan nilai budaya dan kekeluargaan di tengah kehidupan masyarakat.

"Urusan kebudayaan memiliki beban kerja dan produktifitas besar dengan tipelogi A. Dinas Kebudayaan berdiri sendiri untuk menunjang percepatan capaian target RPJMD 2018-2022," katanya.

Anies Baswedan

Berikut rencana perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta:

1. Pembentukan perangkat daerah baru, yaitu Dinas Kebudayaan

2. Dinas Lingkungan Hidup menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Energi

3. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

4. Dinas Kehutanan menjadi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota

5. Dinas KUKM serta Perdagangan menjadi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan KUKM

6. Badan Pajak dan Retribusi Daerah menjadi Badan Pendapatan Daerah

7. Pembubaran perangkat daerah lama, yaitu Dinas Perindustrian dan Energi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini