nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pedagang di Jakpus Berharap Suasana Aman hingga Putusan MK

Antara, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 17:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 338 2070752 pedagang-di-jakpus-berharap-suasana-aman-hingga-putusan-mk-PDyumsgDEM.JPG MK (Okezone)

JAKARTA - Pedagang di bilangan Sabang, Jakarta Pusat, berharap situasi tetap aman menjelang dan setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait permohonan perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan dibacakan pada 27 Juni 2019 mendatang.

“Saya sih berharap keadaan tetap aman-aman saja”, kata Usma, seorang pemilik warung minuman dan rokok di bilangan Sabang atau di wilayah Jl H Agus Salim, Jakarta Pusat mengutip laman antaranews.

 Baca juga: JK Apresiasi Sikap Prabowo Larang Pendukung Gelar Aksi di MK

Usma juga mengungkapkan selama sidang MK berlangsung, keadaan di sekitar Sabang terbilang cukup tenang dan aman.

 Kawasan bekas aksi 22 Mei

Dia juga mengaku mengetahui putusan sidang MK akan dibacakan pada 27 Juni 2019. Tetapi ia tidak mengetahui rencana demo yang akan dilangsungkan seiring dengan dibacakannya putusan tersebut.

“Belum tau nanti tutup atau tidak. Nanti melihat situasi saja seperti apa," katanya.

 Baca juga: Bakal Ada Aksi Massa saat MK Bacakan Putusan, Wiranto: Ini Gerakan untuk Apa?

Usma mengaku cukup trauma karena dagangannya ludes dan kiosnya rusak karena menjadi korban kericuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 paskademontrasi di depan Kantor Bawaslu RI.

Pedagang asal Kuningan, Jawa Barat, ini diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka karena menjadi korban kericuhan 21-22 Mei 2019 ini.

Walaupun kerugiannya diganti oleh presiden, namun Usma berharap kericuhan tidak terulang kembali sehingga ia dan lainnya bisa berdagang dengan tenang.

Senada dengan Usma, Mail, seorang pedagang mi rebus juga berharap situasi yang aman menjelang dan paskaputusan sengketa Pilpres 2019 dibacakan.

 Baca juga: Polri Akan Bubarkan Massa yang Demo di MK

“Ya inginnya keadaan aman aja kayak gini, jangan ada ribut-ribut lagi kayak kemarin," kata Mail.

Dia akan menjaga warungnya walaupun unjuk rasa menyampaikan pendapat menjelang putusan MK tersebut karena takut warungnya dijarah oknum yang tidak bertanggungjawab.

Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019 yang semula dijadwalkan pada Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).

Permohon sengketa pilpres ini dimohonkan oleh Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, dengan pihak termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pihak terkait.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini