nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Doa Penjual Es Teh Manis Antarkan Bripka Sutrisno Dapat Mobil Baru

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 14:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 512 2070649 doa-penjual-es-teh-manis-antarkan-bripka-sutrino-dapat-mobil-baru-uuDLD4CJ8I.jpg Bripka Sutrisno dapat mobil baru (Foto: Taufik/iNews)

SEMARANG - Bripka Sutrisno tak dapat menyembunyikan senyum bahagianya saat kembali berangkat ke kantornya Mapolda Jawa Tengah. Dengan menyelempangkan tas kecil di pundak, dia melangkah sambil menapaki anak tangga menuju ruang kerjanya.

Senyumnya yang selalu mengembang, membuat banyak rekannya baik berseragam maupun berpakaian preman datang menyalami. "Selamat ya, kapan kita makan-makan?," kata hampir semua orang yang menyalami Sutrisno.

Pun saat tiba di ruangan, rekan-rekannya kompak mengatakan "selamat" sebelum Sutrisno duduk sambil menyalakan komputer. Sutrisno tampak sumringah. Kesibukan harinya dimulai saat mengambil berkas dalam map berwarna biru. Mata lekat memandang layar monitor, dengan kedua tangan di atas keyboard, untuk merangkai kata-kata.

"Selamat ya, dapat mobil baru," suara berat seorang pria dari arah belakang mengagetkan Sutrisno.

"Oh siap Ndan, terima kasih," sambung Sutrisno menyambut tangan Kasubdit I Ditintelkam Polda Jateng, AKBP Arief Setiawan untuk bersalaman.

Bripka Sutrisno dapat mobil

Sutrisno pun menyampaikan, hendak meminta izin keluar ruangan untuk mengambil hadiah mobil di depan Kantor Ditlantas Polda Jateng. Bapak tiga anak itu menjadi orang paling beruntung di antara 150 ribuan perserta jalan sehat dalam kegiatan Millenial Road Safety Festival di Simpang Lima Semarang pada 23 Juni.

"Sebenarnya sama sekali tak menyangka bisa dapat hadiah mobil baru seperti ini. Barangkali ini adalah jawaban dari doa dan harapan dari anak istri, karena mereka memang ingin ada mobil baru," kata Sutrisno mengawali ceritanya.

"Saat pengundian itu, awalnya nomor yang satu blong tidak dipanggil sama sekali. Sempat deg-degan juga sambil memegang nomor satunya lagi, tapi terjyata yang dipanggil ke panggung nomor-nomor peserta lainnya," ceritanya dengan wajah serius.

Hingga untuk puncaknya panitia memanggil nomor untuk grandprize mobil Brio baru tahun 2019. Seperti biasa, dia membacakan nomornya itu hanya sebagian awal nomor dan itu cocok miliknya. "Hingga saya makin deg-degan. Terus sampai pengujung nomor ternyata memang benar itu nomor saya. Langsung berlari ke panggung, horeee...," katanya sambil agak berteriak.

Sebagai seorang bintara polisi, membeli mobil dengan harga ratusan juta rupiah tentu bukan perkara mudah. "Kita kerja sebagai ikhtiar manusia. Tapi rezeki tetep urusan Allah. Makanya saya selalu berprasangka baik, bahwa rezeki itu bukan ditentukan besarnya gaji. Bukankah ada ayat rezeki itu bisa datang dari mana saja, dari yang tak disangka-sangka?," katanya kalem.

Dia pun kembali mengingat momen sebelum pengundian hadiah. Saat ia bersama anaknya yang kelelahan berjalan keliling kota, mereka pun hendak mencari minuman dingin. Tak sengaja, Sutrisno melihat seorang perempuan yang menjajakan es teh manis. Menurutnya, ada yang aneh pada perempuan itu.

"Jadi ibu itu wajahnya terlihat cerah, selalu senyum. Padahal enggak ada yang beli. Saya lalu mendekat dan memberi uang Rp100 ribu. Saya bilang, 'Ibu silakan bagi-bagikan es teh ini biar cepet habis atau kalau mau dijual juga boleh'," tutur dia.

Ilustrasi es teh manis

Baca Juga: 6 Fakta Suami Jual Istri untuk Threesome di Malang, Nomor 5 Ironis!

Lalu, sang ibu itu mendoakannya, katanya semoga nanti dirinya yang mendapatkan hadiah utama mobil itu.

"Peristiwa itu yang sangat saya ingat. Memang mungkin berkat doa banyak pihak, tapi peristiwa yang paling dekat adalah dengan ibu penjual es teh itu," kenangnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa, menyampaikan, serangkaian kegiatan digelar untuk memeringati HUT ke-73 Bhayangkara. Selain jalan sehat yang melibatkan seluruh personel polisi dan masyarakat, juga ada pengibaran bendera raksasa serta pemecahan rekor.

"Kegiatan itu selain untuk kampanye keselamatan berlalu lintas, juga sekaligus deklarasi damai. Indonesia damai, Jateng damai, tolak kerusuhan. Kita mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketentraman," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini