nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Aniaya Anaknya Pakai Cangkul, Bapak Ini Coba Bunuh Diri

Agregasi Solopos, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 21:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 512 2070830 usai-aniaya-anaknya-pakai-cangkul-bapak-ini-coba-bunuh-diri-okzbcNuOHm.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Seorang ayah di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo berinisial TS (45), tega menganiaya kedua anak perempuannya, Selasa (25/6/2019) pukul 07.00 WIB.

Belum diketahui motif penganiayaan tersebut. Saat ini, anak sulung, A (19), yang diduga dipukul menggunakan cangkul dirawat di RSU Islam Kustati, Pasar Kliwon, Solo.

Begitu pula TS juga akhirnya dibawa ke rumah sakit yang sama setelah berusaha bunuh diri dengan menusukkan pisau dapur ke perutnya. Sedangkan anak kedua, J (12), terselamatkan oleh warga yang mendengar teriakannya saat sang ayah hendak menjerat lehernya menggunakan tali.

Istri TS yang bekerja sebagai buruh pabrik sudah berangkat ke tempat kerja saat peristiwa itu terjadi.

Tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Jatisobo, Wiji mengatakan, tidak tahu motif TS menganiaya anaknya. Warga setempat juga tak menyangka TS nekat menganiaya kedua putrinya.

 Aniaya

A diketahui baru saja lulus SMA pada tahun ini. Dia hendak melanjutkan studi ke perguruan tinggi swasta di Solo. Sementara J juga baru saja tamat SD tahun ini. Sehari-hari TS bekerja sebagai buruh serabutan. Kadang kala ia membantu temannya yang memiliki usaha sablon kaos.

“Tak ada perubahan perilaku dan keanehan TS sehari-hari. Jika ada pekerjaan, TS berangkat pada pagi hari dan pulang malam hari. Kami tak menyangka terjadi peristiwa ini,” timpal warga lainnya, Waluyo.

Sementara itu, Kapolsek Polokarto, AKP Aris Dwi Handoko, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan petugas telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Sementara barang bukti yang disita petugas berupa pacul yang berlumuran darah, pisau dapur, dan seutas tali tambang.

Ia menduga TS membacok anaknya A menggunakan pacul di bagian kepala setelah membenturkannya ke tembok rumah. Kejadian itu dilakukan di rumah kosong milik Mbah Wito yang bersebelahan dengan rumah TS.

“Kasus ini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukoharjo. Korban masih anak-anak. Kami belum bisa menyimpulkan motif yang melatarbelakangi kasus ini karena pelaku masih dirawat di rumah sakit. Belum bisa diperiksa karena kondisi lukanya cukup parah,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini