Ketika Jokowi Puji Kebesaran Hati Prabowo-Sandiaga

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 06:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 28 605 2071938 ketika-jokowi-puji-kebesaran-hati-prabowo-sandiaga-KHVOoAxtTW.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Calon wakil presiden Joko Widodo meyebutkan kalau keputusan sidang sengketa Pilpres 2019 yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 27 Juni 2019 bersifat final.

Oleh sebab itu, Jokowi berharap kepada seluruh masyarakat untuk menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh MK tersebut, yakni menolak semua gugatan dari tim hukum Prabowo-Sandiaga.

Lebih lanjut, Jokowi pun meyakini kalau Prabowo-Sandiaga dapat menerima keputusan dari MK dengan legawa. Baginya, paslon nomor urut 02 tersebut merupakan negarawan yang memiliki visi untuk memajukkan Indonesia.

Jokowi-Maruf

"Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan dari sahabat baik saya bapak Prabowo dan Sandiaga Uno," ujar Jokowi dalam konferensi persnya, Kamis malam (27/6/2019).

"Beliau berdua memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan Indonesia lebh baik maju adil dan sejahtera," tambahnya.

Maka dari itu, Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu usai sidang sengketa Pilpres diputuskan. Ia pun mengimbau agar tidak ada lagi kubu yan terpisah antara 01 dan 02 ditengah-tengah masyarakat Indonesia.

(Baca Juga: MK Tolak Gugatan Prabowo, Ketum Golkar: Selamat Jokowi-Ma'ruf)

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu kembali, bersama-sama memajukan Indonesia tanah air kita tercinta," ungkap Jokowi.

"Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanya persatuan Indonesia. Walaupun pilihan politik beda, tapi kita harus saling menghargai," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Prabowo dan Sandiaga Uno dalam konferensi persnya mengaku tetap menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh MK terkait perkara sengketa Pilpres 2019.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini