
Rijal mengatakan, saat itu hanya sedang melakukan check sound. Kemudian disaat itu seorang staf Wagub dan dua petugas Satpol PP datang menemuinya.
"Datang stafnya langsung marah-marah di depan orang banyak. Kami bilang jangan seenaknya juga," ungkapnya.
Padahal menurut Rijal, ini merupakan musik kreatif memiliki nilai ekonomi kreatif di bidang industri kreatif. Dia bersama manajemen Red Corner selaku pemilik kafe diminta tidak lagi menyelenggarakan acara yang mengandung unsur musik.
"Kita bekerja di industri kreatif musik dan digital. Saya mau sampaikan ini ada nilai ekonomi kreatifnya, ini industri kreatif," ungkapnya.