Diisukan Dapat Jatah Menteri, PAN Tak Mau Kegeeran

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 29 Juni 2019 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 29 605 2072562 diisukan-dapat-jatah-menteri-pan-tak-mau-kegeeran-P9YIEIxHRp.jpg Diskusi Polemik MNC Trijaya (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Faldo Maldini tak ingin terlalu percaya diri membahas partainya akan mendapat jatah menteri di masa pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin nanti. Hal tersebut karena di internal partainya masih ada yang tak rela jika PAN bergabung ke pemerintah.

"Di PAN masih banyak yang ingin di oposisi, tapi tidak sedikit yang ingin bergabung ke pemerintah. Kami tidak mau kegeeran, kepedean. Kami selalu fokus untuk kepentingan konstituen kita, mengakomodasi kepentingan ranting, cabang dan lainnya," kata Faldo saat ditemui di diskusi MNC Trijaya, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6/2019).

Pernyataan itu menanggapi rumor yang beredar bila partai berlambang matahari terbit itu akan segera merapat ke barisan koalisi Jokowi-Ma'ruf. Baca Juga: Pasca-Putusan MK, Prabowo-Sandi Diminta Tunjukkan Sikap Kenegarawanan

Jokowi-Maruf  

Faldo menuturkan partai yang sebelumnya tergabung di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur berhak menentukan arah politik masing-masing setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandi.

Ia mengaku, akan mengambil sikap politik setelah melaksanakan Rakernas nanti. Namun, ia tak menjelaskan waktu pelaksanaan Rakernas tersebut. "Kami menyadari kami memiliki angka yang relatif kecil tapi tidak sedikitpun mengurangi niatan kami berkontribusi untuk negeri. Untuk penentuan sikap, ada mekanisme namanya rakernas," ujar Faldo.

Menurut dia, tak mudah pihaknya dalam menentukan sikap politik ke depan. Sebab, PAN harus menampung segala masukan dari seluruh kader yang tersebar di Tanah Air.

Baca Juga: Demokrat Sebut Kemenangan Jokowi di MK Sesuai dengan Amanat Rakyat 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini