nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lokasi Pencarian Helikopter M-17 Sangat Ekstrim

Antara, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 16:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 01 340 2073197 lokasi-pencarian-helikopter-m-17-sangat-ekstrim-wptiFkPTpu.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAYAPURA - Danlanud Silas Papare Jayapura, Marsma Tri Bowo Budi Santoso menyebutkan medan pencarian helikopter MI 17 sangat ekstrem, bertebing dan curam, bahkan faktor cuaca juga selalu menghambat operasi pencarian helikopter yang hilang kontak pada Jumat 28 Juni 2019.

"Sampai sejauh ini belum ada laporan yang signifikan, kita tahu bersama bahwa medan di sana sangat ekstrim. Cuaca khususnya malam hari sangat dingin dan masih turun hujan," kata Marsma Tri Bowo Budi Santoso di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (1/7/2019).

 Baca juga: Masuki Hari Ke-4, TNI AD Lanjutkan Pencarian Helikopter M-17

Dia menjelaskan, kendala utama pencarian helikopter MI 17 adalah cuaca karena perubahan cuaca di Oksibil setiap 15 menit harus dipantau, sementara di daerah lain cukup dua jam sekali.

"Jadi pencarian helikopter ini sangat tergantung dengan cuaca. Penerbangan pertama untuk pesawat CN235 ke Oksibil lalu kembali ke Jayapura kemudian mensortir barang dan mau kembali tidak bisa tidak bisa karena cuaca di Oksibil makin memburuk," katanya.

Helikopter

 Baca juga: Pemprov Papua Berharap Helikopter TNI AD yang Hilang Segera Ditemukan

Menurut dia, tim SAR gabungan TNI beserta masyarakat juga melakukan pencarian sesuai dengan perencanaan mereka.

Tim pencarian pada hari keempat ini dikomandani oleh Danrem 172/PWY Kol Inf Binsar Sianipar, kemudian Komandan Skadron Udara 31/Serbu Letkol CPN I Made Ardana juga ikut turun ke lapangan untuk mensuport visi-misi dari helikopter jenis bell yang sedang beroperasi.

Dia berharap ada dukungan doa dari masyarakat dan semua pihak agar helikopter MI 17 segera ditemukan dan selamat. Helikopter MI 17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) sekitar pukul 11.49 WIT.

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta crew yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini