Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi, TKN: Kami Tetap Berprasangka Baik

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 11:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 01 605 2073067 prabowo-belum-ucapkan-selamat-ke-jokowi-tkn-kami-tetap-berprasangka-baik-6fDC8Rtwmp.jpg Ketua KPU Arief Budiman Bersama Capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 (foto: Arief Budiman/Okezone)

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tidak mau membesar-besarkan masalah belum adanya ucapan selamat dari Prabowo kepada petahana pasca penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kemarin.

KPU menetapkan Jokowi-Ma'ruf menjadi presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak seluruh gugatan yang diajukan Prabowo-Sandi.

Baca Juga: TKN Ingin Koalisi Substantif, Tak Sekadar Bagi-Bagi Kursi 

"Tidak perlu dibesar-besarkan. Kami tetap berprasangka baik. Kami yakin beliau berdua secara tidak tersurat sudah menyatakan selamat kepada Pak Jokowi-KH Ma'ruf," kata Wakil Sekretaris TKN, Verry Surya Hendrawan kepada Okezone, Senin (1/7/2019).

Penetapan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden & Wapres Terpilih 

Sekretaris Jenderal PKP Indonesia (PKPI) ini ingin publik memiliki cara pandang yang positif dalam peristiwa politik di Indonesia. Hal tersebut sangat diperlukan demi kondusivitas negara.

Verry pun menganggap Prabowo-Sandi berbesar hati karena sudah menyatakan menerima putusan MK yang menolak seluruh gugatannya. Hal tersebut dianggap sebagai contoh yang baik.

"Ini simbol kebesaran hati dari Pak Prabowo dan Mas Sandi. Mari kita melihat dalam perspektif positif," imbuh dia.

Sementara Juru Bicara TKN, Arya Sinulingga, menganggap Prabowo-Sandi sudah mengakui kemenangan Jokowi-Ma'ruf kendatipun secara tidak langsung.

"Kita kan harus menghargai apa yang sudah dilakukan Pak Prabowo juga. Beliau sudah mengakui putusan MK, secara tak langsung akui kemenangn Pak Jokowi," ucap Arya yang juga Ketua DPP Perindo itu.

Baca Juga: MUI: Jokowi-Ma'ruf Harus Mengayomi Semua Pihak 

Dalam pidatonya, Prabowo tidak memberikan ucapan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf pasca gugatannya ditolak MK. Eks Danjen Kopassus itu hanya bilang menghormati hasil keputusan mahkamah dan menyerahkan sepenuhnya kebenaran dan keadilan hakiki kepada Allah Ta'ala.

Di sisi lain, Prabowo juga meminta pendukungnya tidak berkecil hati dan tetap tenang serta anti-kekerasan. Pasalnya, pihaknya memiliki kepentingan yang lebuh besar untuk bangsa dan negara Indonesia, yakni kesatuan serta keutuhan sebagai bangsa.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini