Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Snap Mor, Tradisi Tangkap Ikan Masyarakat Biak yang Dilestarikan

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 03 Juli 2019 |12:01 WIB
Mengenal Snap Mor, Tradisi Tangkap Ikan Masyarakat Biak yang Dilestarikan
Foto: dok Kemenpar
A
A
A

BIAK – Ratusan masyarakat turun ke laut meramaikan kegiatan Snap Mor, Selasa (2/7). Kegiatan yang masih dalam rangkaian Festival Biak Munara Wampasi 2019 ini berlangsung di Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor.

Kegiatan Snap Mor secara resmi dibuka dengan pemukulan tifa, alat musik tradisional khas Papua. Antara lain oleh Sekretaris Kabupaten Biak Numfor, Markus Mansnebra; Budayawan Biak Numfor, Mikaron Sumbre; dan anggota Calender of Event Kementerian Pariwisata, Raseno Arya.

Sekretaris Kabupaten Biak Numfor, Markus Mansnebra mengatakan, Snap Mor merupakan tradisi unik masyarakat setempat yang terus dilestrarikan hingga sekarang. Ini adalah seni menangkap ikan ketika air laut sedang surut. Snap Mor dilakukan menggunakan alat yang disebut kalawai. Berupa batang bambu kecil sepanjang 2-4 meter, dengan ujung dilengkapi semacam tombak bermata 3 atau 6.

ist

“Snap Mor menampilkan keaslian budaya Biak. Sebagai masyarakat yang tinggal berdampingan dengan pantai, sebagian dari mereka hidup dengan memanfaatkan kekayaan laut. Cara tradisional ini dipilih agar ekosistem ikan di laut tetap terjaga dan bisa dinikmati hingga ke anak cucu,” ujarnya, mewakili Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement