TUNIS – Seorang militan yang diburu meledakkan diri dengan menggunakan rompi peledak di Ibu Kota Tunisia, Tunis setelah dikepung oleh polisi pada Rabu. Untungnya, tidak ada korban jiwa, selain pelaku, dalam insiden tersebut.
Insiden ledakan bom ketiga dalam sepekan itu terjadi beberapa bulan menjelang pemilihan umum Tunisia dan di tengah musim liburan di mana Tunisia berharap dapat memecahkan rekor kunjungan wisatawan.
Saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa pria itu meledakkan dirinya di daerah Intilaka, Tunis, setelah dikepung polisi. Penduduk setempat mendengar suara ledakan keras.
Seorang juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan polisi menembaki pria itu, yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai seorang militan yang dicari bernama Aymen Smiri, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Seorang juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan polisi menembak pria, yang oleh pihak berwenang diidentifikasi sebagai seorang militan yang diburu bernama Aymen Smiri. Namun, dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut.