Wahai bapak-ibu mari kita berjanji
PAUD Dikmas perjuangan kita bersama
Dalam kesempatan di hadapan 445 peserta Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019, Harris Iskandar mengungkap tantangan zaman yang menjelang.
“Zaman sekarang sudah berubah. Kita mempunyai kesempatan. Revolusi digital yang sering disampaikan Pak Presiden dalam berbagai kesempatan, itu riil di depan mata. Dan terlebih lagi terhadap dunia pendidikan,” ujar Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar.
“Masa depan itu volatile, uncertain, kompleks, dan ambigu. Volatile itu cepat sekali berubah. Update status, update versi-versi. Uncertain, tidak jelas, tidak ada yang bisa meramalkan apa yang terjadi tahun depan, 2 tahun lagi, begitu cepatnya berubah. Dan juga kompleks, yang tadinya simpel menjadi sangat kompleks. Serta ambigu, tidak jelas lagi ini apa. Sebuah kombinasi, sebuah modifikasi, sebuah kreasi baru, ini merupakan tantangan-tantangan bagi kita bersama sebagai pendidik harus mempersiapkan anak didik kita untuk mengarungi zaman yang serba tidak jelas ini,” tambahnya.
Menghadapi era volatile, uncertain, kompleks, dan ambigu; maka Harris Iskandar menyerukan pada guru dan tenaga kependidikan untuk mengingat 4K (berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas).