nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Minta Tolong ke Warga Sambil Mewek

Antara, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 19:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 08 608 2076120 ditangkap-polisi-pengedar-sabu-minta-tolong-ke-warga-sambil-mewek-usNCeQXej9.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MEDAN - Seorang pemuda yang diduga pengedar narkotika golongan I, jenis sabu-sabu menangis histeris saat ditangkap Tim Pegasus Polsek Medan Barat. Tak hanya itu, ia juga memohon-mohon polisi agar tidak menangkap dia. Ia terus menangis saat polisi menyuruhnya mengambil sejumlah barang bukti.

Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Barat, Inspektur Satu Herison Manulang, mengatakan, pemuda itu diciduk saat Tim Pegasus Polsek Medan Barat memburu pengedar narkoba, Minggu (7/7), mulai pukul 23.00 WIB sampai 02.00 WIB di Pasar Palapa, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Sumatera Utara.

Saat ditangkap, pemuda ini pun terus meronta-ronta meminta pertolongan kepada warga sekitar.

"Tanpa buang waktu lama, polisi langsung memborgol tangan pelaku dan membawanya ke Mako Polsek Medan Barat," kata Manulang, Senin (8/7/2019).

 Sabu

Tidak sampai di situ, Tim Pegasus Polsek Medan Barat kemudian melanjutkan patroli ke sejumlah titik rawan aksi kejahatan. Tepat di Jalan Yos Sudarso, polisi kembali melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang dicurigai.

Hasilnya, sejumlah pengendara motor yang tidak memiliki dokumen kendaraan resmi, terpaksa diamankan ke Polsek Medan Barat. Patroli pun terus berlanjut. Tepatnya di Jalan Sekata, polisi memeriksa kembali dua orang yang berkumpul di salah satu pendopo.

Melihat kedatangan polisi, salah satu dari mereka membuang senjata tajamnya. Polisi yang melihat hal itu, kemudian menangkap dia berikut barang bukti senjata tajam itu.

"Hasil yang kami dapat delapan unit sepeda motor yang tanpa dilengkapi dokumen. Kemudian satu orang tersangka senjata tajam dan satu orang tersangka narkotika jenis sabu sabu," kata Manulang.

Ia menjelaskan, razia ini rutin setiap hari di tempat tempat rawan pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.

 Penjara

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini