JENEWA — Kepala HAM PBB Michelle Bachelet menyebut kondisi di kamp-kamp penahanan pengungsi di Amerika Serikat mengerikan, baik bagi para pengungsi dan migran dewasa maupun anak-anak.
Juru bicaranya, Ravina Shamdasani, mengatakan kepada VOA bahwa komisioner tinggi itu, yang juga seorang mantan dokter anak, dan seorang ibu, nenek, dan mantan kepala negara, merasa sangat terpukul dengan penderitaan anak-anak itu.
Shamdasani mengatakan penahanan para migran anak dan dewasa seharusnya menjadi pilihan terakhir.
Baca Juga: Trump Nyatakan Pelaksanaan Deportasi Massal Imigran Segera Dimulai
Baca Juga: Ibu Migran di Perbatasan AS-Meksiko: Tolong Anak Saya Sekarat
Dia mengatakan kantor HAM PBB khawatir akan kebijakan manajemen pemerintah AS, yang sepertinya dilakukan dengan mendeteksi, menahan dan mendeportasi para migran tertentu.
"Ini mengerikan, apalagi banyak anak-anak dipisahkan dari keluarga mereka, ditahan dalam kondisi penahanan yang buruk. Berbagai Badan-badan HAM PBB telah menemukan bahwa banyak anak-anak ditahan mendapat perlakuan yang kasar, tidak berperikemanusiaan atau merendahkan, yang tentu saja dilarang UU internasional," ujar Shamdasani.