nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedikitnya 10 Bom Masa Perang Dunia II Diklaim Terkubur di Puing Pompeii

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 09 Juli 2019 15:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 09 18 2076610 sedikitnya-10-bom-masa-perang-dunia-ii-diklaim-terkubur-di-puing-pompeii-LJrXRZPsej.jpg Foto: Reuters.

POMPEII - Kota kuno Pompeii adalah salah satu tujuan wisata populer di Italia yang menarik hampir tiga setengah juta pengunjung setiap tahunnya. Namun, sebagian besar dari mereka tidak menyadari bahwa kota yang hancur akibat letusan Gunung Vesuvius pada 79 Masehi itu ternyata juga menyimpan benda peninggalan dari zaman Romawi, tetapi juga dari masa Perang Dunia II.

Pompeii yang terletak di selatan Napoli adalah sasaran pengeboman bertubi-tubi oleh pihak sekutu yang mencoba merebut Italia pada Agustus 1943.

Banyak dari 165 bom yang dijatuhkan di sekitar Pompeii telah diidentifikasi dan dibersihkan. Tetapi harian Italia, Il Fatto Quotidiano, pada Minggu mengklaim hingga 10 bom yang tidak meledak masih tertinggal di bawah tanah area yang belum digali di situs Warisan Dunia itu.

Para arkeolog percaya bahwa penting untuk mengidentifikasi di mana bom itu berada dan memastikan masa depan jangka panjang dari situs Warisan Dunia Unesco yang berharga.

"Ini adalah kesempatan untuk mengakui semangat Pompeii dan warisannya yang berharga," kata Alessandro Pintucci, presiden Konfederasi Arkeolog sebagaimana dilansir The Telegraph, Selasa (9/7/2019).

"Sementara perlindungan situs dilakukan setiap hari untuk setiap kerusakan yang disebabkan oleh lalu lintas turis atau berlalunya waktu, kita perlu memperluas ruang lingkup kita."

Pompeii sedang menjalani fase penggalian baru yang menakjubkan, yang paling intensif sejak 1950-an. Penggalian tersebut mengungkap sejumlah penemuan-penemuan yang luar biasa.

Proyek 'Great Pompeii', yang didanai oleh Uni Eropa dan Italia, telah menggali vila-vila yang dihiasi dengan lukisan dinding dan mosaik serta sisa-sisa kerangka manusia yang terperangkap di bawah puing-puing. Sepertiga bagian dari situs seluas 170 hektar yang menakjubkan itu masih belum digali.

Direktur Taman Arkeologi Pompeii, Massimo Osanna menekankan bahwa keamanan adalah hal yang terpenting setiap kali penggalian dilakukan.

"Di bawah hukum, sebelum penggalian dapat dilakukan, kita harus bekerja sama dengan insinyur militer untuk membersihkan situs," kata Osanna kepada The Telegraph, Minggu. “Sebuah bom meledak 30 tahun yang lalu tetapi sekarang itu tidak mungkin sekarang di bawah peraturan.

Dia mengatakan sulit untuk mengetahui berapa banyak bom Perang Dunia II yang masih terkubur dan menerima masukan dari Angkatan Udara Inggris untuk membantu menentukan di mana mereka berada.

"Mungkin ada bom yang tidak meledak di bawah tanah di daerah yang belum digali tetapi jumlah totalnya hipotetis," katanya.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu, para pejabat Pompeii menekankan bahwa tidak ada risiko bagi pekerja yang melakukan penggalian, maupun bagi para wisatawan yang mengunjungi daerah tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini