nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertimbangan Hakim Vonis Ratna Sarumpaet 2 Tahun Penjara

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 18:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 11 337 2077727 pertimbangan-hakim-vonis-ratna-sarumpaet-2-tahun-penjara-Njd5rw1Dc0.jpg Sidang vonis Ratna Sarumpaet di PN Jaksel. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Majelis Hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ratna Sarumpaet langgaran terbukti telah membuat keonaran lantaran sudah menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan.

Saat membacakan putusan, salah Anggota majelis hakim Kris Nugroho memaparkan hal-hal yang memberatkan dan hal yang meringankan Ratna untuk dijatuhi vonis dalam perkara berita bohong.

Kata Kris, pertimbangan yang memberatkan adalah Ratna sebagai publik figur yang seharusnya tidak pantas melakukan kebohongan.

"Sebagai seorang publik figur seharusnya tidak memberikan contoh yang tidak baik dalam berbuat dan bertindak. Terdakwa berusaha menutupi-nutupi kejadian yang sebenarnya," ucap Kris di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Ratna Sarumpaet memeluk Atiqah Hasiholan usai divonis 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim di PN Jaksel. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

Untuk hal yang meringankan bagi Ibunda Atiqah Hasohalan itu adalah Ratna sudah dianggap sudah berusia lanjut saat menjalani masa hukuman.

"Terdakwa sebagai seorang ibu rumah tangga yang telah berusia cukup lanjut. Terdakwa telah melakukan perminataan maaf," kata Kris.


Baca Juga : Peluk Haru Keluarga untuk Ratna Sarumpaet Usai Vonis 2 Tahun Penjara

Sebetulnya, vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim kepada Ratna itu lebih rendah dibandingkan apa yang sudah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU menuntut Ratna agar menjalani hukuman enam tahun penjara. Hal ini dikarenakan JPU menuntut Ratna dengan Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana lantaran diduga dengan sengaja menimbulkan keonaran.


Baca Juga : Vonis Ratna Lebih Ringan dari Tuntutan, JPU Pertimbangkan Banding

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini