Presiden Indonesia itu selanjutnya menekankan bahwa Pilpres yang disebutnya 'sangat keras' telah usai dan diharapkan seluruh pendukung ikut bersatu, tak ada lagi 01 dan 02 atau panggilan cebong dan kampret.
"Tidak ada lagi yang mamanya cebong, tidak ada lagi yang namanya kampret, yang ada adalah Garuda Pancasila," ujar Jokowi.
"Marilah kita rajut, kita gerakkan kembali persatuan kita sebagai bangsa karena kompetisi global sangat ketat, sehingga perlu kebersamaan dalam membangun bangsa," imbuh Jokowi.
(Qur'anul Hidayat)