'Rekonsiliasi MRT' Jokowi-Prabowo Diharap Menular sampai Bawah Agar Tak Nyinyir Terus

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 13 Juli 2019 14:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 13 605 2078440 rekonsiliasi-mrt-jokowi-prabowo-diharap-menular-sampai-bawah-agar-tak-nyinyir-terus-T8GwHSX1ZO.jpg Jokowi dan Prabowo naik MRT (Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA ‎- Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin berharap pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2019 bisa menjadi sinyal positif.

Terutama, sinyal positif untuk para pendukung masing-masing tokoh tersebut yang sempat terpecah-belah saat adanya proses Pemilu 2019, agar tidak terus nyinyir di media sosial ataupun saat bersosialisasi dengan sesama tetangga.

"Saya sendiri tidak bisa menggaransi pertemuan tersebut akan menghilangkan 100 persen sikap hoaks atau sikap nyinyir dari kedua belah pihak, tapi paling tidak ada sinyal positif yang dikirimkan oleh kedua tokoh yang diharapkan menular sampai ke bawah," kata Burhanudin saat menghadiri diskusi MNCTrijayaFM, di Restoran D'Consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019).

Burhanudin enggan berspekulasi lebih jauh apakah pertemuan antara Prabowo-Jokowi tersebut dapat menyelesaikan seluruh persoalan pasca-Pilpres 2019. Namun, dia berharap pertemuan tersebut dapat menurunkan tensi ketegangan politik kedua kubu mulai dari elit hingga ke tataran bawah.

Jokowi dan Prabowo naik MRT (Foto: Biro Pers Kepresidenan)

Baca Juga: Pramono Sebut Pertemuan Jokowi-Prabowo Tak Bahas Pemulangan Habib Rizieq

Baca Juga: Ridwan Kamil: Indonesia Peringkat 2 Penyumbang Sampah Plastik Terbanyak di Dunia

"Pertemuan tersebut paling tidak menurunkan tensi ketegangan politik yang tajam. Dimana kita, baru saja menyelesaikan satu pilpres dengan tingkat polarisasi yang sangat tajam, jadi rekonsiliasi itu tidak hanya dilihat dari sisi elit, tapi juga ditingkat massa," terangnya.

Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akhirnya bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto pasca-tahapan Pilpres 2019 berakhir. Kedua tokoh tersebut bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga melanjutkan makan siang bersama di sebuah restoran di Senayan.‎

Presiden Jokowi juga kembali menyerukan agar menyudahi perseteruan yang sempat terjadi saat Pilpres 2019. Jokowi meminta agar mengakhiri sebutan 'cebong' dan 'kampret' serta berharap merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini