SEMARANG - Sebanyak 120 siswa baru SMK Negeri Jawa Tengah (Jateng) menjalani hari pertama masuk sekolah. Tak hanya orientasi belajar dan perkenalan asrama, mereka juga belajar hal-hal yang tak terbayangkan sebelumnya, menghabiskan makanan teman, salah satunya.
Ya, SMK Negeri Jateng menerapkan boarding school alias seluruh siswanya diasramakan secara gratis. Tak cuma itu, mereka yang 100 persen berasal dari keluarga miskin itu mendapatkan fasilitas lengkap, dari makan tiga kali sehari hingga seragam dan buku pelajaran.
Nah, dalam hal makan, ada satu peraturan yang sudah menjadi tradisi di sekolah yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada 2014 itu. Setiap kali habis makan, jika ada sisa, maka teman sebelahnya wajib membantu menghabiskan.
Kebiasaan baru lainnya adalah bangun pagi sebelum subuh. Mengikuti kakak-kakak kelasnya, para siswa baru berjamaah di masjid, setelahnya kerja bakti membersihkan lingkungan asrama dan sekolah.
Hal-hal sederhana seperti itu mungkin mengagetkan dan membuat canggung sebagian besar siswa. Tapi semua itu membentuk karakter siswa untuk saling membantu dan disiplin dalam keseharian.