Pasca-Pertemuan Jokowi-Prabowo Tak Perlu Lagi Ada Provokasi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 21:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 18 605 2080778 pasca-pertemuan-jokowi-prabowo-tak-perlu-lagi-ada-provokasi-y37U0UNRvy.jpg Pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Ist)

JAKARTA - Pertemuan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan rivalnya, Prabowo Subianto telah terwujud. Namun, masih ada nada sumbang yang memperkeruh niat baik dari pertemuan tersebut.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Muhlis Ali pun meminta semua pihak untuk menyambut positif pertemuan Prabowo dan Jokowi. Tak perlu lagi ada provokasi, karena rakyat sudah tenang setelah adanya pertemuan itu.

"Saya minta hentikan itu provokasi. Jangan lagi ada demo-demo karena masyarakat kita sudah mulai nyaman dan tenang," kata Muhlis di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga: Haedar Nashir : Saatnya Bangun Negeri dan Akhiri Polarisasi

Bila provokasi terus digalakkan, kata Muchlis, justru akan merugikan Indonesia. Lagi pula perbedaan pilihan politik di pesta demokrasi terutama Pilpres 2019 merupakan hal yang wajar.

"Tugas kita sekarang bagaimana menyatukan kembali masyarakat kita setelah Pak Jokowi dan Pak Prabowo bertemu. Karena pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo itu untuk kepentingan bangsa," ujarnya.

Jokowi dan Prabowo

Menurut Muhlis, gerakan provokasi dapat berdampak luas bukan hanya soal politik, tapi bisa mengganggu pembangunan ekonomi Indonesia. "Karena bagaimana pun situasi nasional akan menentukan masa depan Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Zulhas Sebut Amien Rais Gunakan Bahasa Paling Halus Terkait Jokowi-Ma'ruf

Kondisi politik Indonesia yang sejuk ini diharapkan Muhlis dapat mendatangkan investor lokal maupun asing. Mereka tak perlu lagi takut, karena TNI-Polri telah memberikan kepastian pula mengenai jaminan keamanan.

"Kalau sudah ada jaminan keamanan saya yakin banyak investor yang datang," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini