nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Beli iPhone X, Mahasiswi Buat Rekayasa Penculikan Tipu Orangtua

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 19:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 19 609 2081141 demi-beli-iphone-x-mahasiswi-buat-rekayasa-penculikan-tipu-orangtua-wjbJEUBtFV.jpg (Foto: Herman A/Okezone)

MAKASSAR - Lantaran ingin membeli iPhone X untuk keperluan gaya hidupnya, seorang mahasiswi bernama Reza Azzahrah (19) diduga nekat merekayasa bahwa dirinya telah dicuilik orang.

Rekayasa yang dibuat itu untuk meminta uang tebusan ke orangtuanya sendiri. Eca sapaan akrabnya, membuat rekayasa penculikan dirinya sendiri. Dia meminta uang tebusan ke orangtua kandungnya Rp25 juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indraatmoko mengatakan, rekayasa penculikan terbongkar setelah orangtua si anak melaporkannya ke Polrestabes Makassar.

Dikatakan Indratmoko, kasus ini berawal ketika pihaknya mendapat laporan dari orangtua bahwa Eca sudah beberapa hari tidak kembali ke rumah. Sehingga dilakukan penyelidikan dan dilakukan pencarian, hingga Eca ditemukan di rumah di Kabupaten Maros. Setelah ditemukan, Eca mengaku semua niatnya sendiri untuk menipu orangtuanya.

"Cuma ada temannya yang membantu ketika dia men-foto pada posisi si anak ini sedang diikat. Inisiatif si anak sendiri karena yang bersangkutan dengar ada informasi orangtuanya baru dapat uang hasil jual tanah, jadi timbul niatnya untuk melakukan hal tersebut," kata Indatmoko kepada Okezone Jumat 19 Juli 2019.

Foto: Herman/Okezone

Indatmoko menjelaskan, Eca membeli dan menggunakan nomor yang telah diregistrasi di konter HP tanpa menggunakan identitas.

"Sehingga itu yang menjadi kesulitan awal kita mengungkap karena itu, di nomor-nomor tersebut tidak keluar register atas nama siapa. Orangtuanya hampir mentransfer, tapi yang bersangkutan lebih dulu melaporkan kepada kami sehingga tidak jadi," kata Indatmoko.

Lebih lanjut Indratmoko mengatakan, kasus ini masih didalami, karena teman si anak sempat mendengar Eca ingin membeli iPhone X.

"Ya sementara informasinya begitu. Penanganan sendiri si anak masih kami ambil keterangan kemudian kita akan koordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak terkait kondisi kejiwaan si Anak," kata Indatmoko.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini