nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lepas dari Pengawasan Orangtua, Bocah 3 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

Agregasi Solopos, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 22:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 21 512 2081765 lepas-dari-pengawasan-orangtua-bocah-3-tahun-tewas-tenggelam-di-kolam-ikan-Y424HCpEtz.jpg (Foto: Solopos)

SRAGEN -- Seorang bocah berusia tiga tahun, Muh. Rizal Ashari, putra pasangan A. Tamzis dan Sukesi, warga Dukuh Sapen RT 017/RW 004, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen, ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan di belakang rumahnya, Minggu (21/7/2019).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengetahui kasus itu berdasarkan laporan dari Camat Gesi, Agus T.P.

Dia menyampaikan dari laporan camat tersebut diketahui peristiwa itu bermula saat ayah si bocah bekerja bakti bersih-bersih lingkungan sementara ibu si anak memasak di dapur.

“Saat sang ayah pulang ternyata tidak mendapati anaknya. Ia memanggil-manggil si anak tapi tidak ada jawaban. Kemudian sang ayah mencari ke belakang dan melihat ke kolam. Sang ayah kaget karena melihat anaknya tenggelam di dalam kolam ikan di belakang rumah. Saat ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB,” ujarnya.

Berdasarkan laporan itu, Sugeng langsung mengirim personel untuk datang ke lokasi kejadian. Camat Gesi Agus T.P. menyampaikan jenazah korban sempat diperiksa tim dari Polsek Gesi, Puskesmas Gesi, Koramil Gesi.

Ilustrasi.

Pemeriksaan visum disaksikan warga dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Bayan Sapen, Sukarno, saat dihubungi Solopos.com, Minggu petang, membenarkan informasi tersebut.

Sukarno yang sempat ikut olah kejadian perkara dengan tim Polsek Gesi menyampaikan saat ayah korban pulang sempat menanyakan keberadaan anaknya kepada istrinya. Tapi istrinya justru bertanya karena setahunya ayah korban yang momong anak itu.

“Saat ke kolam, Tamzis, ayah korban, melihat sandal anaknya mengapung. Ia kemudian mencari anaknya di dalam kolam dan ternyata menemukan anaknya tenggelam. Saat ketemu anaknya sempat dikeluarkan airnya. Saat itu badannya masih hangat dan langsung dilarikan ke RSI Amal Sehat Sragen. Setelah dicek dokter ternyata anak itu sudah meninggal,” ujarnya.

Sukarno mengatakan anak itu bermain sendiri di kolam dan diduga terpeleset sehingga jatuh ke kolam dengan kedalaman 150 cm. Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengungkapkan kolam itu tempat bocah itu tenggelam berukuran 10 meter x 12 meter dengan kedalaman 1,5 meter.

“Ada tiga kolam di belakang rumah. Ayah korban sempat mencari di kolam I dan kolam II ternyata tidak menemukan. Ayah korban melihat sendal korban mengapung di kolam III,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini