Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kekeringan, Padi di Kebumen Jadi "Cungkring" saat Dipanen

krjogja.com , Jurnalis-Senin, 22 Juli 2019 |11:17 WIB
Kekeringan, Padi di Kebumen Jadi <i> saat Dipanen" />
Foto: Dasih Darmawati/KRJogja
A
A
A

Baca Juga: 100.230 Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Jawa

Selain di Bocor, sawah yang minim air irigasi di 13 desa lainnya di Kecamatan Buluspesantren seperti Banjur Pasar, Endrosari dan Ambal Kumolo serta sejumlah desa di Kecamatan Ambal, Petanahan, Klirong dan Puring juga mulai musim panen.

"Namun di sini banyak juga petani yang tak sempat panen karena membabat habis tanaman padinya untuk dijual sebagai pakan ternak," ungkap Syadzali, petani Desa Endrosari.

Menurut Syadzali jenis-jenis padi tertentu seperti IR 64 dan Ciherang memang kurang cocok dengan kondisi minim air. Dengan produksi padi yang tak maksimal, maka petani juga rugi karena hasil penjualan gabah tak sebanding dengan modal yang dikeluarkan.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement