Relawan desa, tuturnya, tidak hanya bertugas merespons kejadian bencana. "Mereka harus bisa membangun kepedulian masyarakat, ikut mengampanyekan siaga bencana, saling mengingatkan agar muncul kesadaran masyarakat. Relawan juga harus jadi peredam masyarakat apabila muncul kepanikan akibat isu-isu tidak benar terkait kebencanaan," ujarnya.
Baca Juga : Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa
Selain menyiapkan masyarakat, BPBD juga membangun 14 menara early warning system (EWS) tsunami di desa pesisir. "Terbaru kami pasang di Desa Kertojayan Grabag dan Watukuro Purwodadi. Alat tersebut diuji coba rutin sebulan sekali. Kondisinya sangat prima," tuturnya.
Baca Juga : BMKG: Perlu Mitigasi Gempa Magnitudo 8,8 di Jawa bagian Selatan
(Erha Aprili Ramadhoni)