nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1 Keluarga Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 18:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 23 340 2082658 1-keluarga-tewas-terlindas-truk-tangki-pertamina-uDxWGPu7nV.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Satu keluarga tewas mengenaskan setelah terlindas mobil truk tangki Pertamina di Jalan K.H. Ahmad Razak, Kecamatan Wara, Palopo, Sulawesi Selatan.

Korban tewas yakni Aprietno M, (26) dan istrinya Fenni Alik (26), serta anak perempuannya bernama Queensy Valeria Maripadang (2). Ketiganya tewas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Abdul Rahman mengatakan, keluarga yang tinggal di Jalan Bangau, Kecamatan Bara itu sedang melakukan perjalanan dari Padang Sappa, Kabupaten Luwu ingin menuju ke Kelurahan Temmalebba, Palopo.

lalu lintas

Lalu pada saat berada di Jalan Ahmad Razak, korban beriringan dengan mobil tangki milik Pertamina, lalu korban hendak menyalip truk tersebut tiba-tiba muncul mobil dari arah berlawanan, dan sepeda motor yang dikendarai korban tersangkut di mobil tangki Pertamina.

"Korban terjatuh lalu terlindas mobil truk tangki," kata Abdul Rahman kepada Okezone, Selasa (23/7/2019).

Sementara itu, Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah mengatakan dalam peristiwa tersebut istri dan anak meninggal di tempat, sementara suami meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Anggota kami telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kecelakaan saat tiba di sana," kata Abdul Rahman.

 lalu lintas

Lebih lanjut Ardiansyah mengatakan, saat anggotanya menerima informasi, salah satu anggota dari Satuan Sabhara Polres Palopo, Bripka Akhsan langsung mengangkat salah satu korban yakni anak korban ke kendaraan yang akan menuju ke Rumah Sakit.

"Anggota kami Bripka Akhsan langsung mengangkat korban yang bergelimangan darah yang juga membasahi pakaian dinas, namun tidak terpikirkan oleh Bripka Akhsan," ungkap Ardiansyah.

Hal tersebut kata Ardiansyah, atas kepedulian sosial polisi, melihat sekeluarga tersebut mengalami musibah sekeluarga.

"Usai olah TKP satuan lalu lintas, saya terdorong untuk mengangkat korban dalam menghindari adanya foto-foto yang berkembang yang bisa menambah kesedihan terhadap keluarga korban yang melihat di media sosial," kata Ardiansyah.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini