nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebarkan Video Mesum Kekasihnya di Medsos, Pemuda Ponorogo Ditangkap

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 22:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 23 519 2082636 sebarkan-video-mesum-kekasihnya-di-medsos-pemuda-ponorogo-ditangkap-xHqzfGJlFs.jpg Pelaku pemeran dan penyebar video mesum di Ponorogo. (Ist)

PONOROGO – Sebuah rekaman video asusila yang diduga diperankan sepasang muda-mudi asal Ponorogo tersebar di media sosial (medsos) Facebook.

Dalam rekaman video tersebut, pemeran wanitanya diketahui berinisial TPN (16), salah satu pelajar asal Desa Pulung, Ponorogo.

Rekaman yang tersebar membuat orangtua sang perempuan berinisial YAH didampingi Kepala Desa Pulung LK, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ponorogo.

Alhasil, kepolisian berhasil membekuk sang kekasih pria yang bernama Catur Ariyana Pamungkas (21) asal Dusun Krajan, Desa Pulung, Kecamatan Pulung, Ponorogo.

"Jadi, kami menerima laporan dari orangtua korban pada Rabu 17 Juli 2019 terkait adanya video asusila yang terdapat anaknya. Lalu kami lakukan penyelidikan dan didapati pelaku penyeberan berinisial CAT, pacarnya sendiri," ucap Kapolres Ponorogo AKBP Radiant pada Selasa (23/7/2019).

Ilustrasi

Radiant menambahkan, berdasarkan pengakuan korban, pelaku CAT ini memaksa kekasihnya berhubungan badan dan mendokumentasikan dalam bentuk foto maupun video.

Korban mengaku pernah diancam pelaku akan disebarnya foto dan video asusila yang memuat dirinya ke media sosial.


Baca Juga : Sakit Hati Ditolak Mantan Pacar, Pemuda Ini Ancam Sebar Video Mesumnya

"Terlapor membujuk TPN ini melakukan hubungan suami istri ini di dua lokasi yakni penginapan di wisata Telaga Ngebel sebanyak 2 kali dan di salah satu villa di Kota Batu. Jadi saat berhubungan suami istri sang pria merekam dengan handphone-nya," bebernya.

Kini, akibat perbuatannya, CAT terancam dijerat UU Nomor 35 tahun 2014 Perlindungan Anak Pasal 81 ayat 2 dan Pasal 82.


Baca Juga : Video Mesum ASN Kemenag Sleman Tersebar di Medsos

"Pelaku terancam UU perlindungan anak dengan ancaman paling tidak 15 tahun penjara," tukasnya.

Polres Ponorogo sendiri tengah menyelidiki adanya penyebar lainnya dari kasus video asusila yang korbannya salah seorang pelajar di Kabupaten Ponorogo.

Guna menyelidiki lebih lanjut kasus ini, kepolisian menyita berbagai barang bukti berupa satu unit smartphone milik tersangka CAT dan korban TPN, pakaian dalam korban, dan boneka milik korban.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini