Kapolres Subang AKBP M Joni memastikan dalam peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa. Dia mengatakan hanya ada beberapa warga yang mengalami luka mata akibat abu vulkanis.
"Tidak ada korban jiwa di tiga wilayah, hanya korban yang mengalami luka bagian mata, itu juga karena abu erupsi," kata Joni, Jumat 26 Juli 2019, seperti dikutip dari Antaranews.
Saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk bertindak lebih lanjut mana kala erupsi kembali terjadi.
"Kalau ada tanda-tanda gempa vulkanik, radius lebih besar, lebih 5 kilometer. Nanti koordinasi lagi untuk daerah terlarang," katanya.
Baca juga: Petugas hingga Ambulans Siaga di Sekitar Erupsi Tangkuban Parahu