Saut menjelaskan, penyidik punya strategi sendiri untuk mengembangkan kasus tersebut ke arah korporasi. Dia meminta agar publik bersabar menunggu strategi yang akan dilakukan penyidik untuk mengembangkan perkara ini.
"Jadi, itu hanya strategi penyidikan saja. Nanti kita proses berikutnya, kalau nanti bisa kita naikkan korporasinya, kita lihat dulu sejauh mana mereka terlibat," ujarnya.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua tersangka baru terkait pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta. Dua tersangka baru tersebut yakni, mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK).
PT Lippo Cikarang sendiri disinyalir merupakan sumber uang suap untuk sejumlah pihak dalam mengurus perizinan proyek Meikarta.
Baca Juga: Sekda Jabar Diduga Terima Suap Rp900 Juta untuk Pengurusan RDTR Proyek Meikarta
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.