Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

GNPF Kecam Aplikasi Kencan Gay di Playstore, Minta Polisi Segera Bertindak

Amir Sarifudin , Jurnalis-Rabu, 31 Juli 2019 |11:32 WIB
GNPF Kecam Aplikasi Kencan <i>Gay</i> di <i>Playstore</i>, Minta Polisi Segera Bertindak
Tangkapan layar aplikasi di Google Playstore.
A
A
A

BALIKPAPAN – Sebuah aplikasi bernama Romeo disorot Ketua GNPF Balikpapan, Abdul Rais. Pasalnya, aplikasi tersebut diperuntukkan bagi kalangan LGBT untuk berinteraksi. Aplikasi ini dengan mudah bisa diunduh di Playstore.

Aplikasi yang dibuat di Belanda dan dirilis pada 17 September 2012 dan baru diperbaharui pada 15 Juli 2019 itu telah diunduh 5 juta pengguna dari seluruh dunia. Di aplikasi tersebut bahkan secara terang-terangan memunculkan pratinjau yang menampilkan video adegan mesra pasangan gay. Aplikasi Romeo sendiri memiliki tag line "obrolan dan kencan gay terbaik di dunia".

Abdul Rais mengecam keras aplikasi Romeo dan meminta pihak berwajib menelusuri aplikasi tersebut. Dia menganggap aplikasi tersebut sama halnya dengan memudahkan jalan bagi kaum LGBT.

"Itu aplikasi laknat, aplikasi LGBT. Itu enggak boleh ada di Indonesia, apalagi sampai bebas masuk di Indonesia. Harusnya tidak bisa lolos itu," kata Rais, Rabu (31/7/2019).

Rais meminta polisi menindaklanjuti keberadaan aplikasi tersebut di Playstore. "Kami mengimbau kepada pihak keamanan, karena itu menimbulkan suatu ketidaknyamanan atau suatu yang berbau pornografi di media dan dibaca oleh semua lapisan masyarakat. Hendaknya aplikasi tersebut harus ditelusuri. Mereka bisa dikenakan tentang masalah pornografi dengan ucapan yang seronok dan mengarah kepada hubungan biologis sesama jenis," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement