Jenazah perempuan asal Indonesia itu ditemukan di kamp pengungsi Al-Hol di Suriah bagian barat laut dan berada di bawah administrasi Kurdi. Kamp Al-Hol menampung ribuan keluarga pejuang asing ISIS. Di Kamp itu disebut sering terjadi kasus kekerasan antar para petempur ISIS.
BBC News mengutip laporan kantor berita Kurdi, Hawar News Agency memberitakan bahwa perempuan itu disebutkan sebagai salah satu petempur ISIS. Ia lagi mengandung enam bulan dan dipukul serta disiksa dan ditemukan memar di tubuhnya.
"Dia meninggal akibat (tindak) kekerasan," tulis kantor berita yang berkantor di wilayah Kurdi, Al Hasaka, Suriah Utara itu mengutip hasil pemeriksaan dokter forensik.
Baca juga: 120 WNI Eks ISIS Akan Dipulangkan ke Indonesia, Ketum PBNU: Hati-Hati!
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu, Yudha Nugraha mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi kewarganegaraan perempuan itu. “Apakah benar yang bersangkutan warga negara Indonesia."