BENGKULU - Provinsi berjuluk Bumi Rafflesia disebut sebagai pusat pengendali iklim dunia. Daerah dengan 10 kabupaten dan kota ini merupakan sumber penghasil pertama kali awan Cumulonimbus (cb).
Dari hasil sementara penelitian, awan hujan di Indonesia sebagian besar terbentuk di Bengkulu. Di mana awan tersebut bergerak menyebar ke seluruh Benua Maritim Indonesia (BMI) dan ke berbagai belahan dunia. Benarkan Bengkulu menjadi alarm bencana di Indonesia?
Baca Juga: 2.500 Bencana Diprediksi Landa Indonesia di 2019, Ini Strategi Pemerintah

Pertumbuhan cyclon tropis terbentuk pertama kali di Bengkulu. Pertumbuhan tersebut berasal dari wilayah Samudera Hindia menuju ke daerah pegunungan di Bengkulu. setelah terbentuk, cyclon tropis akan menuju ke daerah lainnya.