Terkait fenomena tersebut, terang Warjono, sembilan negara telah melakukan penelitian di Bengkulu sejak 2015 hingga 2019. Warjono menyebut, pada September 2019, peneliti asal Australia akan meneliti ke Bengkulu. Penelitian itu akan dilakukan di daerah laut Bengkulu.
Baca Juga: Indonesia Jadi Percontohan Dunia dalam Pembangunan Sistem Peringatan Dini Multi-Bencana
Hasil sementara penelitian sembilan negara, kata Warjono, belum diketahui banyak masyarakat di Indonesia. Terlepas dari hal tersebut, pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sangat penting mengambil kebijakan stategis.
''Bengkulu menjadi salah satu alarm bencana banjir di Indonesia. Ketika musim penghujan di Bengkulu, maka di Jepang akan merasakan cuaca sangat dingin yang luar biasa,'' kata Warjono, Sabtu 27 Juli 2019.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.