KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan kebakaran lahan di lima titik daerah wilayah provinsi berbasis kepulauan itu.
Prakirawan BMKG NTT I Ketut Wisnu Wardhana mengatakan, berdasarkan pantauan Satelit Modis LAPAN ditemukan lima daerah yang berpotensi kuat terjadi kebakaran lahan.
Baca juga: 23 Kasus Kebakaran Hutan di Jatim Mayoritas karena Ulah Manusia
Potensi ini, menurut dia, berada di kisaran 80 persen terkait tingkat kepercayaannya.
Wisnu menyebutkan, lima titik api itu terdiri dari dua di Pulau Alor, dua di Pulau Flores, dan satu di Pulau Sumba.

Di Pulau Alor terdapat di Alor Timur dan dua titik panas di Pulau Flores, masing-masing di Riung Barat Kabupaten Ngada dan Boawae di Kabupaten Nagekeo.
"Sementara satu lainnya di Paberiwai Pulau Sumba di Kabuppaten Sumba Timur," kata Wisnu kepada Okezone, Sabtu (3/8/2019).
Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut Terjadi Dekat Tol Palembang-Indralaya
Ia berharap dengan informasi ini bisa memberikan kewaspadaan kepada masyarakat setempat untuk lebih berhati-hati.
"Deteksi ini untuk memberi kewaspadaan kepada warga agar tidak mendapat dampak buruk dari kejadiannya," katanya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.