Share

Uskup Terkemuka di Papua John Philip Saklil Tutup Usia

Saldi Hermanto, Okezone · Sabtu 03 Agustus 2019 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 03 340 2087284 uskup-keuskupan-timika-mgr-john-philip-saklil-pr-tutup-usia-32wdAKf2Ef.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

TIMIKA – Kabar duka menyelimuti umat Katolik di Kabupaten Mimika, Papua atas meninggalnya Uskup di Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil, Pr. Beliau meninggal dunia setelah sebelumnya terjatuh di depan Kapel Kompleks Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Sabtu (3/8/2019) siang.

Sebelumnya, masyarakat Mimika terlebih khusus umat Katolik dihebohkan dengan kabar yang menyebar luas melalui media sosial baik Facebook maupun grup WhatsApp, mereka meragukan kabar meninggalnya Uskup terkemuka di Papua itu.

Namun, setelah di kroscek kebenarannya, benar adanya bahwa Uskup John Philip Saklil telah menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas sekitar pukul 14.16 WIT. Bahkan kabar duka ini membuat ratusan umat Katolik di Mimika mendatangi RSMM guna mengecek kebenaran informasi tersebut.

 berduka cita

Ketua Unio Imam pada Keuskupan Timika dan Papua, Pater Domi Hodo Pr mengatakan, Uskup Saklil dilarikan ke RSMM Caritas lantaran terjatuh didepan Kapel Kompleks Keuskupan Timika.

“Bapa jatuh di depan kapel saat mau ke rumah untuk makan siang,” ujarnya.

Setelah itu, Uskup kemudian dilarikan ke RSMM Caritas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, Tuhan berkehendak lain, Uskup Saklil menghembuskan nafas terakhir meninggal dunia.

“Semua dokter turun tangan untuk Bapa, tapi tidak bisa. Tim dokter lengkap, bahkan Direktur RSMM juga turun bantu, tapi Bapa Uskup sudah pergi tinggalkan kita semua,” ungkap Pater Domi.

Jenazah Uskup John Philip Saklil kini masih disemayamkan di ruang jenazah RSMM dengan didampingi ratusan umat Katolik di Mimika untuk berdoa dan menyanyikan lagu-lagu penghiburan.

Mgr. John Philip Saklil, Pr yang lahir di Umar Ararau, Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika pada tahun 1960, dihabiskan menjadi Uskup Timika pada 18 April 2004. Beliau yang dikenal sebagai tokoh Katolik yang vokal dalam menyuarakan hak-hak masyarakat Papua menghembuskan nafas terakhir di usia 59 tahun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini