Dia juga mengatakan jumlah warga Meksiko yang terluka dalam serangan itu meningkat menjadi sembilan orang.
Penembakan masssa di El Paso, Texas terjadi saat orang-orang sedang berbelanja di departemen Stroe Walmart pada Sabtu pagi waktu setempat. Pelaku dilaporkan seorang pria kulit putih bernama Patrick Crusius, 21 tahun.
Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat mengunggah sebuah manifesto ke laman berbagi gambar, 8chan.
Penulis dokumen manifesto itu menyebut serangan di Walmart merupakan "respons terhadap invasi etnis Hispanik di Texas".
(Rachmat Fahzry)