nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Buka Lahan dengan Sistem Tebas Bakar, 9 Titik Panas Terpantau di NTT

Adi Rianghepat, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 23:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 07 340 2089075 warga-buka-lahan-dengan-sistem-tebas-bakar-9-titik-panas-terpantau-di-ntt-quBTrLq9Fy.jpg Ilustrasi

KUPANG - Lagi-lagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan adanya 9 titik panas di sejumlah daerah di wilayah kepulauan itu.

Prakirawan BMKG I Ketut Wisnu Wardhana mengatakan, 9 titik panas yang terpantau melalui Satelit Modis Lapan itu tersebar di tiga pulau besar masing-masing Pulau Flores, Sumba dan Alor. "Titik panas terbanyak terpantau di Pulau Sumba," katanya, Rabu (7/8/19).

Dia merincikan di Pulau Sumba titik api menyebar di Walakaka wilayah Kabupaten Sumba Barat sebanyak 1 titik, Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) 1 titik, 2 titik di Umbu Ratu Nggay Kabupaten Sumba Tengah serta 2 titik lainnya berada di Haharu wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Ilustrasi

"Sedangkan selebihnya ada di Alor Timur Kabupaten Alor 1 titik panas serta di Kota Komba Kabupaten Manggarai Pulau Flores 2 titk panas," sebutnya.

Dia mengatakan, data tersebut, merupakan data satelit modis dimana dalam sehari hanya melalui wilayah 4-5 kali. "Sehingga jika tertutup awan maka praktis tak akan bisa terpantau," katanya.

Rata-rata lanjut dia, titik panas yang terpantau sebagai akibat dari kebakaran lahan milik warga. Oleh karena itu dia berharap warga tidak menggunakan pola tebas bakar sebagai bagian dari ptaktik pembukaan lahan baru di setiap awal musim tanam. "BMKG berharap warga tidak membakar lahan ketika akan membuka lahan baru," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini