nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Razia di Sekolah, Puluhan Siswa SMA di Situbondo Ketahuan Simpan Video Porno di HP

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 16:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 08 519 2089441 razia-di-sekolah-puluhan-siswa-sma-di-situbondo-ketahuan-simpan-video-porno-di-hp-QjHJIFkBOh.jpg (Foto: Avirista/Okezone)

SITUBONDO - Sejumlah pelajar SLTA di Situbondo kedapatan menyimpan video porno di dalam handphone (HP). Temuan ini berdasarkan pemeriksaan gabungan dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo.

Petugas gabungan ini melakukan pemeriksaan ke ratusan gawai milik siswa di SMA Negeri 1 Panarukan dan SMKN 1 Situbondo, Kamis (8/8/2019) sebagai tindak lanjut maraknya peredaran film porno di kalangan pelajar. Dalam pemeriksaan ini puluhan pelajar kedapatan menyimpan dan menggunggah video maupun konten porno.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Pol Nanang Priyambodo mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan kekerasan seksual dan edukasi terkait dengan bahaya konten pornografi.

"Ditemukan sebanyak 41 HP milik siswa yang berisikan konten pornografi berupa foto-foto maupun video dan juga history situs-situs yang berisikan konten pornografi di dua sekolah tersebut," ujar Nanang.

Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan gadget sifatnya pencegahan, dan HP siswa yang ditemukan menyimpan atau mengakses konten pornografi diserahkan kepada pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan dan konseling.

"Kami juga memberikan pembekalan mengenai penggunaan sosial media dengan harapan anak-anak bisa selektif dan berhati-hati terhadap konten-konten yang tidak baik, seperti kriminalitas, pornografi dan kekerasan dan lainnya," katanya.

Foto: Shutterstock

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Panarukan, Situbondo, Nunung Pujiastutik menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian telah melaksanakan kegiatan positif untuk pencegahan pornografi terhadap anak didiknya.

"Kami berterima kasih kepada kepolisian. Bagi siswa kami yang ditemukan video maupun konten pornografi akan dipanggil guna dilakukan pembinaan, tentunya kami juga memanggil wali murid, karena ini tugas kita bersama," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini