nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap Motif Pembunuhan Perempuan Penuh Luka di Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 09:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 09 525 2089700 terungkap-motif-pembunuhan-perempuan-penuh-luka-di-bandung-PlLr5a8Kp0.jpg Ilustrasi penemuan jasad korban pembunuhan. (Foto: Okezone)

BANDUNG – Polisi menangkap pria berinisial FP atau yang lebih dikenal Emplang, warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia merupakan pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita belia bernama Nina Ainun Mutmaenah (18), warga Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.

Polisi bahkan menembak kaki Emplang karena melawan saat akan diamankan di Jalan Raya Majalaya–Cicalengka, Kampung Cikasungka, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, pada Rabu 7 Agustus.

Baca juga: Jasad Perempuan Penuh Luka Gegerkan Warga Bandung 

"Pelaku pembunuhan kita berikan tindakan tegas dan terukur karena melawan. Pelaku ditembak di bagian betis kaki kanan," ucap Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2019).

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Shutterstock)

Dari penangkapan tersebut, terungkap motif Emplang tega membunuh Nina. Dirunut sesuai kronologi kejadian, pada Selasa 5 Agustus, korban dan pelaku yang diketahui merupakan sepasang kekasih, bertemu di depan tempat biliar tidak jauh dari rumah korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Nina Ainun, yang Jasadnya Ditemukan Penuh Luka 

Kemudian keduanya pergi menaiki sepeda motor ke sebuah tanah lapang di sekitar Kecamatan Cikancung. Keduanya bahkan sempat melakukan hubungan badan.

Setelah itu, keduanya terlibat cekcok. Pelaku yang geram langsung melakukan penusukan terhadap korban.

"Korban mengalami luka tusukan sebanyak 22 kali," ungkap Indra.

Saat korban dipastikan sudah tidak bernyawa, pelaku langsung pergi.

Dari keterangan sementara, disimpulkan pelaku tega menghabisi pacarnya sendiri karena kesal. Ketika ditanya, apakah korban dalam keadaan hamil? Polisi masih mendalami hal tersebut.

Baca juga: Hilang Sejak Semalam, Siswi SMK Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kebun 

"Motifnya kesal pelaku ini. Penyebabnya apa? Kita masih dalami. Soal simpang siur korban dalam keadaan hamil pun kita sedang tunggu dari Rumah Sakit Bhayangkara," jelas Indra.

Ilustrasi penangkapan pelaku pembunuhan. (Foto: Shutterstock)

Dari pengungkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni motor pelaku Honda Beat hitam, sebilah pisau, satu ponsel, pakaian, sepatu pelaku, serta sendal jepit dan pakaian milik korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Amelia Ulfah Alumni IPB 

Atas perbuatan ini, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 240 dan/atau 365 atau 338 KUHPidana.

"Ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun," pungkas Indra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini