Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

22 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga hingga Waspada, Warga Diimbau Jauhi Kawah

CDB Yudistira , Jurnalis-Senin, 12 Agustus 2019 |10:24 WIB
22 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga hingga Waspada, Warga Diimbau Jauhi Kawah
Gunung Agung saat Erupsi (foto: PVMBG-KESDM/Ist)
A
A
A

BANDUNG - Ada 127 gunung api aktif di Indonesia, 22 di antaranya dinaikkan statusnya dari normal menjadi waspada dan siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merangkum keseluruhan data gunung api yang telah dinaikan statusnya.

"Empat gunung dalam status siaga (III) dan 18 lainnya dalam status waspada (III)," kata Kepala PVMBG Bagian Geologi, Kasbani, dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (12/8/2019).

Baca Juga: Gunung Kerinci Erupsi, Warga Diimbau Jauhi Kawah Radius 3 Kilometer 

Potret Abu Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Tutupi Sebuah Mobil

Empat gunung api yang dalam status siaga, yakni Gunung Sinabung (Sumut) sejak 20 Mei 2019, Gunung Agung (Bali) sejak 10 Februari 2018, Gunung Soputan (Sulut) sejak 3 Oktober 2018, dan Gunung Karangetang (Sulut) sejak 20 Desember 2018.

Sementara 18 gunung api tingkat aktivitas Level II (waspada), di antaranya Gunung Merapi, Gunung Marapi, Gunung Kerinci, Gunung Semeru, Gunung Bromo, Gunung Rinjani, Gunung Sangeangapi.

Kemudian Gunung Rokatenda, Gununh Lokon, Gunung Gamalama, Gunung Gamkonora, Gunung Ibu, Gununh Dukono, Gunung Ili Lewotolok, Gununh Banda Api, Gunung Anak Krakatau, G.Tangkuban Parahu, dan Gunung Slamet.

"47 gunung api lainnya, dalam aktifitas tingkat normal. Kita terus lakukan pemantauan selama 24 jam," kata Kasbani.

Dengan ada kenaikan status di beberapa gunung, masyarakat diminta untuk tidak mendekati kawah gunung-gunung yang saat ini dalam status siaga dan waspada.

Baca Juga: Gunung Karangetang Keluarkan Asap Tebal Setinggi 700 Meter

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement