Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Diculik OPM, Polda Papua Upayakan Negosiasi

Chanry Andrew S , Jurnalis-Senin, 12 Agustus 2019 |17:03 WIB
Polisi Diculik OPM, Polda Papua Upayakan Negosiasi
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal (foto: Ist)
A
A
A

PUNCAK JAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengupayakan proses negosiasi guna membebaskan seorang anggotanya yang diculik Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata, sebutan aparat Indonesia terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM), di wilayah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak Papua, Senin (12/8/2019).

Sebelumnya, seorang personel Satgas Gakkum wilayah Ilaga atas nama Briptu Heidar diculik KKSB OPM usai terjadi penyerangan di Kp Mudidok, Kabupaten Puncak Papua.

Baca Juga: Anggota Satgas Gakkum Polda Papua Ditembak KKSB, Satu Orang Diculik 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini Kapolres Puncak Jaya, Bupati Puncak Jaya dan tokoh masyarakat tengah mengupayakan negosiasi terhadap KKSB yang melakukan penculikan terhadap Briptu Heidar.

"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak aparat TNI untuk melakukan pendekatan terhadap pelaku dan tokoh masyarakat Puncak," kata Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada media, Senin (12/8/2019).

Sebelumnya kejadian ini berawal saat personel Satgas Gakkum wilayah Ilaga atas nama Briptu Heidar (Satgas Gakkum) ditelepon oleh Yambimayu Telenggen seorang anggota KKSB Puncak Jaya, yang meminta gula dan kopi.

Selanjutnya, Bripka Alfonso Wakum (Satgas-I) dan Briptu Heidar (Satgas Gakkum) menuju lokasi Camp PT Unggul di bawah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak Papua, menggunakan sepeda motor untuk bertemu dengan Yambimayu Telenggen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement