nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Tangkuban Parahu Kembali Erupsi Pagi Ini

CDB Yudistira, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 09:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 525 2090715 gunung-tangkuban-parahu-kembali-erupsi-pagi-ini-34bRGKBv7c.jpg Gunung Tangkuban Parahu erupsi. (Dok/Ist)

BANDUNG - Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat, terus menunjukkan aktivitasnya. Gunung Tangkuban Parahu erupsi dengan tinggi kolom abu sekira 90 meter dari dasar kawah, pada Senin (12/8/2019) pagi.

"Terjadi erupsi di Kawah Ratu, dengan tinggi kolom abu lebih kurang 90 meter dari dasar kawah," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) Kasbani melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (12/8/2019).

Secara seismik, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih didominasi gempa-gempa yang mencerminkan aktivitas di kedalaman dangkal berupa gempa embusan.

Hingga saat ini, terus terjadi kegempaan pada kawah gunung. PVMBG mencatat terekam dengan amplitudo 15-50 mm (dominan 45 mm).

Analisis PVMBG, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada dalam kondisi yang belum stabil. Aktivitas serta potensi erupsi dapat berubah sewaktu-waktu.

Ancaman bahaya yang terjadi saat ini berupa hujan abu serta embusan gas vulkanik dengan konsentrasi berfluktuasi di sekitar Kawah Ratu yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa pengunjung, pedagang, masyarakat sekitar, bila kecenderungan konsentrasi gas-gas vulkanik tinggi.

Gunung Tangkuban Parahu erupsi pada Senin (12/8/2019) pagi. (PVMBG)

Erupsi freatik dan hujan abu di sekitar kawah berpotensi terjadi tanpa ada gejala vulkanik yang jelas.

Tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu dinaikkan dari Level 1 (Normal) menjadi Level II (Waspada).

Evaluasi menerus tetap dilakukan untuk mengantisipasi tingkat aktivitas dan potensi ancaman erupsi.

Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan wisatawan atau pendaki, tidak mendekati kawah yang ada di puncak Gunung Tangkuban Parahu dalam radius 1,5 Km dari kawah aktif.


Baca Juga : Kembali Erupsi, Gunung Tangkuban Parahu Embuskan Kolom Abu Setinggi 50 Meter

Masyarakat agar mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik dan dihimbau tidak berlama-lama berada disekitar kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.

Tak hanya itu, PVMBG mengimbau agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.


Baca Juga : Masih Erupsi, Masyarakat Diminta Tak Dekati Kawah Tangkuban Parahu

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini