nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswi Paskibraka Tangsel Meninggal Akibat Kelelahan, Wali Kota Airin: Saya Minta Maaf

Hambali, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 18:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 13 338 2091465 siswi-paskibraka-tangsel-meninggal-akibat-kelelahan-wali-kota-airin-saya-minta-maaf-1jrN5lF2wV.jpg Keterangan Bersama Terkait Meninggalnya Aurellia Qurotta Aini (16), Siswi Anggota Paskibraka di Mapolres Tangsel (foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Aurellia Qurrota Aini (16), siswi anggota Paskibraka asal Tangsel meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat latihan, pada Kamis 1 Agustus 2019. Kini setelah 13 hari berlalu. Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada pihak keluarga.

Hal itu disampaikan Airin saat memberikan keterangan bersama di Mapolres Tangsel. Dengan mimik wajah berkabung, dia mengakui ada hal-hal yang dianggapnya tak pantas diterapkan pada peserta pelatihan Paskibraka di Tangsel.

Baca Juga: Siswi Paskibraka Tangsel Meninggal Akibat Kelelahan, Kak Seto 'Sentil' Wali Kota Airin

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kita akan lakukan evaluasi," kata Airin di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8/2019).

Dia pun sempat bercerita pengalamannya saat menjadi anggota Paskibraka pada tahun 1992. Saat itu, ucap Airin, ada pola pelatihan fisik yang dijalani seperti push up, jalan berjongkok, dan lari. Namun, semua diterapkan dalam batas kewajaran.

"Saya pernah mengalami dalam pola pembinaan itu dilakukan, kekuatan fisik harus ada, tapi yang seperti apa?," seru Airin.

Keterangan Bersama Terkait Meninggalnya Aurellia Qurrota Aini (16), siswi anggota Paskibraka di Mapolres Tangsel (foto: Hambali)/Okezone)	 

Lebih lanjut Airin meminta maaf kepada keluarga almarhumah Aurel. Ucapan itu diulanginya kembali, setelah yang pertama disampaikan langsung kepada kedua orang tuanya, Farried Abdurrahman dan Sri Wahyuniarti, ketika mendatangi Puspemkot Tangsel pagi tadi.

"Saya atas nama pribadi dan Wali Kota meminta maaf, saya berjanji hal ini tidak ada lagi," kata dia.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Tunggu Hasil Investigasi Polisi Terkait Kematian Aurel 

Dalam kesempatan itu, turut hadir Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Kasatreskrim AKP Muharram, Komisioner KPAI Jasra Putra, dan pemerhati anak Seto Mulyadi. Meski telah meminta maaf sebagai pihak yang bertanggung jawab, namun Airin sendiri masih menunggu hasil investigasi Inspektorat

"Kita akan tunggu hasil penyelidikan dari Inspektorat," tukas Airin.

Sebelumnya, KPAI dan Pemerhati Anak Seto Mulyadi sendiri mengkritik pengungkapan kasus meninggalnya Aurel yang dinilai lamban. Lantas mereka pun mendatangi Mapolres Tangsel Senin 12 Agustus 2019, kemarin, dan mendesak agar pihak kepolisian memberi keterangan hasil penyelidikan kepada publik selambat-lambatnya 1x24 jam.

Suasana Rumah Duka Almarhum Aurel Qurrota Ain, Siswi Paskibraka Asal Tangsel yang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kelelahan (foto: Ist)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini