JAKARTA – Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menilai wacana menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dimaksudkan untuk menyelaraskan rencana besar besar pemerintah dalam konsolidasi pembangunan nasional yang terarah.
“Saya menganggap pemerintah ingin mengkonsildasikan gagasan pembangunan nasional yang konstruktif sehingga pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh elemen organiasasi negara ini, akan ada visi yang sama dan misi yang sama,” katanya kepada Okezone, Rabu (14/8/2019).
Namun, secara politis usulan yang ingin menghidupkan kembali GBHN ini berpotensi untuk meninjau kembali aturan masa jabatan Presdien dan wakil presiden. Meskipun dengan menghidupkan GBHN sendiri bukan berarti akan seperti pada zama orde baru.
“Secara politis usulan GBHN itu ada potensi juga terkait masa jabatan presiden dan wakil presiden,” ujranya.
