nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahan di Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terbakar, Seorang Cukong Ditangkap

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 13:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 15 340 2092221 lahan-di-taman-nasional-tesso-nilo-riau-terbakar-seorang-cukong-ditangkap-tiUi8ccxGo.jpg Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau (foto: Polres Pelalawan/Ist)

PEKANBARU - Pihak Polres Pelalawan, Riau menangkap seorang pria berinisial AA. Pria tersebut ditangkap warga karena menggarap Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menjadi perkebunan.

AA ditangkap polisi setelah pihak Balai TNTN melaporkan ke Polres terkait kepemilikan lahan. Di mana AA mengaku lahan yang digarapnya merupakan tanah ulayat (warisan adat), tetapi sebenarnya adalah lahan konservasi TNTN.

Baca Juga: Sengaja Bakar Lahan untuk Berkebun, 4 Pria Diamankan Petugas 

"Tersangka menggarap TNTN menjadi kebun karet. Luas arealnya sekitar 6 hektar. Tersangka mengaku areal yang dikuasai adalah tanah ulayat," ucap Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Teddy Ardian kepada Okezone, Kamis (15/8/2019).

Teddy menjelaskan, bahwa pihak Polres Pelalawan mendapatkan laporan dari TNTN pada 5 Agustus 2019. Saat itu Balai TNTN sedang melakukan pemadaman kebakaran di lokasi Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Ketika melakukan pemadaman yang masuk kawasan TNTN, petugas melihat bahwa areal yang terbakar adalah kebun karet. Petugas Balai TNTN mencari tahu siapa pemilik lahan.

Petugas Balai TNTN akhinya berhasil mengorek informasi kalau yang memiliki lahan adalah AA. Setelah mendapat laporan, pihak Satuan Reskrim Polres Pelalawan melakukan penyelidikan.

"Pelaku ditangkap di rumahnya. Dia mengaku memiliki kebun karet 6 hektar, tapi dia membantah itu lahan TNTN. Pihak Balai TNTN menegaskan bahwa lahan yang digarap AA masuk kawasan," imbuhnya.

Baca Juga: Kepergok Bakar Lahan, Kakek Tua Renta Ini Ditangkap Polisi 

Selain menggarap TNTN, AA disinyalir merupakan cukong yang selama ini menjual belikan kawasan TNTN kepada warga lain."Yang bersangkutan diduga juga menjual lahan ke TNTN ke oknum dengan modus surat hibah ulayat. Ini yang terus kita dalami," urainya.

TNTN saat ini menjadi sasaran pembakaran. Banyak ditemukan tutik kebakaran di kawasan yang menjadi habitat gajah Sumatera. Kemarin Menteri LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Siti Nurbaya meninjau TNTN. Siti menegaskan, kebakaran dan kerusakan di TNTN cukup parah.

TNTN sudah lama di kapling-kapling oleh banyak oknum. Selain Siti, Kapolri dan Panglima TNI juga ikut meninjau TNTN via udara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini