nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penceramah Zakir Naik Minta Maaf pada Warga Malaysia Terkait Pernyataan Rasis

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 13:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 20 18 2094241 penceramah-zakir-naik-minta-maaf-pada-warga-malaysia-terkait-pernyataan-rasis-FedB4CtXIH.jpg Zakir Naik saat konferensi pers. Foto/Reuters

KUALA LUMPUR – Penceramah Islam India Zakir Naik meminta maaf karena telah membuat pernyataan rasial di Malaysia, setelah ia diinterogasi oleh polisi selama berjam-jam.

Naik, yang menghadapi tuduhan kasus pencucian uang dan kebencian di India, mendapat kecaman atas pernyataannya yang dianggap mengadu minoritas etnis dan agama Malaysia dengan mayoritas Muslim Melayu.

Polisi Malaysia telah memeriksa Naik selama 10 jam pada Senin (19/8) terkait isi ceramahnya yang mengatakan bahwa umat Hindu di Malaysia memiliki "hak 100 kali lebih banyak" daripada minoritas Muslim di India, dan bahwa orang Tionghoa Malaysia adalah tamu di negara itu.

Foto/Reuters

Ras dan agama adalah masalah sensitif di Malaysia, di mana 60 persen dari 32 juta penduduknya adalah Muslim. Sisanya kebanyakan etnis China dan India, yang sebagian besar adalah Hindu.

Baca juga: Anggap Ceramahnya Kelewat Batas, Mahathir Minta Polisi Selidiki Penceramah Zakir Naik

Baca juga: India Tuding Zakir Naik Melakukan Pencucian Uang

Naik, yang telah tinggal di Malaysia selama sekitar tiga tahun, meminta maaf atas ucapannya tetapi bersikeras bahwa ia bukan rasis.

"Bukan niat saya untuk membuat marah individu atau komunitas," katanya dalam sebuah pernyataan mengutip Reuters, Selasa (20/8/2019).

"Itu bertentangan dengan prinsip dasar Islam, dan saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya yang tulus atas kesalahpahaman ini," kata Naik.

Naik diperbolehkan tinggal di Malaysia. Beberapa menteri menyerukan dia diusir setelah ceramah kontroversialnya dan setidaknya tujuh negara melarangnya berbicara di depan umum.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan pada Minggu (18/8) Naik bebas untuk berkhotbah tentang Islam tetapi tidak boleh berbicara tentang politik rasial Malaysia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini