nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuka Adat Papua: Percayakan Kasus Persekusi ke Polisi, Mari Kita Damai

Edy Siswanto, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 13:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 20 340 2094255 pemuka-adat-papua-percayakan-kasus-persekusi-ke-polisi-mari-kita-damai-MQSbqRSmWu.jpg Ilustrasi

JAYAPURA - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay George Awi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi terkait atas isu persekusi yang terjadi di Malang dan Surabaya Jawa Timur.

"Mari kita terima kondisi yang terjadi ini dan kepercayaan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini pihak kepolisian untuk diselesaikan secara hukum," katanya, Selasa, (20/8/2019) di Jayapura.

Menurutnya, kasus Persekusi yang terjadi adalah ranah hukum. Aparat kepolisian harus bertindak cepat untuk penegakan hukum terhadap pelaku persekusi.

"Mari kita beri kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan agar kita tahu siapa yang melakukan itu. Siapa yang sampaikan persekusi itu harus segera diproses hukum, sama halnya dengan yang membuang bendera, itu juga harus diketahui siapa pelakunya, dan proses hukum. Ini mesti terbuka," katanya.

Papua

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai isu- isu dari sumber yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenaranya, karena akan berdampak fatal.

"Kita tidak boleh respon kalau ada isu- isu yang tidak jelas sumbernya, apa lagi dengan tindakan yang anarkis. Jangan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri," jelasnya.

"Mari kita jaga keamanan di Papua dan Kota Jayapura khususnya tetap aman hidup dengan persaudaraan yang terjalin dengan baik," sambungnya.

Port Numbay

Pihaknya juga mengapresiasi dibentuknya tim oleh Gubernur Papua terkait kasus persekusi itu. Pencarian fakta yang sebenarnya oleh tim investigasi penting dilakukan untuk memperjelas soal itu.

Baca Juga: Pasca-Unjuk Rasa, Warga Jayapura Kembali Beraktivitas Normal

"Tim bagus dibentuk, namun baiknya adat juga diikutkan. Karena anak-anak kita ini adalah anak adat juga,"ucapnya.

Pihaknya juga mengingatkan warga masyarakat Papua untuk mempercayakan kasus tersebut ke pihak Forkompimda Papua. Jangan membuat anarkis yang akan merugikan.

"Sekali lagi saya imbau, mari kita berikan kepercayaan kepada para pemimpin kita, Pak gubernur, Pak Walikota, DPR Papua, MRP untuk menyelesaikan persoalan ini. Aparat keamanan juga untuk ungkap kasus ini," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini