nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Motif Pelaku Membunuh Ayah dan Anak di Serang

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 21:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 20 340 2094525 ini-motif-pelaku-membunuh-ayah-dan-anak-di-serang-JFcJcjpYQW.jpg Foto Istimewa

SERANG - Polisi mengungkapkan motif Samin (39), pelaku pembunuhan keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang ingin menguasai harta benda milik korban.

“Motif ekonomi. Karena korban bangun kemudian pelaku habisi nyawa korban dengan seketika. Ini upaya perampokan,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan di galian pasir itu awalnya tak punya niatan untuk mencuri. Niatan muncul untuk mengambil harta benda setelah Samin melihat rumah milik Rustiadi terbuka.

“Pintu terbuka pelaku menghentikan laju kendaraan dan memarkir persis sebelah kiri rumah korban, melihat sebongkah patok dan diambil pelaku mengantisipasi. Akhirnya pelaku masuk lewat pintu depan secara perlahan. Tiga orang korban terbaring tidur di lantai. Si pelaku mau ambil handphone yang sedang di charger,” ujar Edy.

 Baca juga: Kabur ke Lampung, 1 Orang Pembunuh Ayah dan Anak di Serang Ditangkap

Namun, aksi Samin diketahui setelah kabel carger terbelit dikakinya sehingga Rustiadi terbangun. Melihatnya terbangun, pelaku langsung memukul kepala korban dan menusuk korban menggunakan patok yang sudah dibawanya dari samping rumah korban.

“Mendengar keributan sang istri Siti Sadiyah terbangun dan langsung menghantamkan patok yang sudah bersimbah darah ke kepala Siti, anaknya yang masih berumur 4 tahun terbangun, pelaku langsung membanting ke lantai dan memukulnya hingga tewas,” jelas Edy.

 Baca juga: Polisi Sebut Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Serang karena Dendam

Samin pun panik dan bingung dengan apa yang baru saja terjadi, Samin kemudian meninggalkan rumah korban membawa benda hasil curiannya. Setelah kejadian tersebut Samin melarikan diri ke Lampung dengan berbekal uang pinjaman dari rekan kerjanya.

“Di Lampung itu ada rumah orangtuanya di daerah Tulang Bawang, kita berhasil mengendus setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk istri pelaku,” tandasnya.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan patok, jaket penuh darah, seprai, bantal dan sejumlah barang bukti lainnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini