Atas perbuatannya, Asty terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHAP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHAP.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK. Sebelumnya, Asty dituntut 2 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa penuntut umum pada KPK.
Baca Juga : Direktur PT Inersia Didakwa Sebagai Perantara Suap Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso
Atas vonis tersebut, terdakwa Asty melalui kuasa hukum menyatakan pikir-pikir. Hal yang sama juga dinyatakan oleh Jaksa KPK. Jaksa menyatakan pikir-pikir dalam putusan tersebut.
Baca Juga : KPK Masih Pertimbangkan Pengajuan JC Bowo Sidik Pangarso
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.